- 1Mengapa Data Science Menjadi Bidang yang Semakin Penting?
- 2Apa Itu Data Scientist?
- 2.1Skill yang Dibutuhkan Data Scientist
- 3Mengapa Memilih Karier sebagai Data Scientist?
- 4Program IYKRA: Mengembangkan Talenta Data Indonesia
- 5Future Force Fair 2018: Event yang Mengubah Karier
- 5.1Hari Pertama: Workshop dan Kompetisi
- 5.2Hari Kedua: Career Fair
- 6BODT Camp: Pelatihan Intensif Data Technology
- 7Peluang Karier di Bidang Data Science
- 8Scholarship untuk Peserta Terbaik
- 9Tips Memulai Karier di Data Science
- 10Rangkuman
- 10.1Butuh Bantuan Web Development?
- 11Hal yang sering ditanyakan seputar Belajar Jadi Data Scientist di Future Force Fair: Panduan Lengkap Karier
- 11.1Mengapa data scientist sangat dibutuhkan oleh perusahaan saat ini?
- 11.2Bagaimana prospek karier data scientist di Indonesia?
- 11.3Apa saja tantangan utama menjadi data scientist?
- 11.4Apa bedanya data scientist dengan data analyst dan data engineer?
- 11.5Acara Future Force Fair bisa membantu langkah karier di bidang data science?
Mengapa Data Science Menjadi Bidang yang Semakin Penting?
Pernahkah Anda bertanya-tanya, mengapa banyak perusahaan besar berlomba-lomba mencari data scientist? Jawabannya sederhana: data adalah aset paling berharga di era digital ini. Setiap klik, setiap transaksi, setiap interaksi di media sosial menghasilkan data. Dan data tanpa orang yang mampu mengolahnya sama saja dengan tumpukan kertas yang tidak berguna.
Tertarik dengan dunia data dan teknologi? Kunjungi Infanthree untuk artikel-artikel menarik seputar karier di bidang teknologi, tips pengembangan web, dan informasi digital terkini.
Kebutuhan tenaga kerja terkait pengolahan data (data technology) kian besar di Indonesia. Bila melihat data lowongan kerja di LinkedIn, setidaknya ada 4.281 posisi terbuka untuk pekerjaan terkait data technology, seperti data engineer, data analyst, dan business intelligence. Angka itu hampir mendekati lowongan untuk posisi akuntan — yang terbilang pekerjaan sudah ada sejak lama. Dan angka ini dipastikan akan terus bertambah seiring kian banyaknya perusahaan yang menyadari pentingnya pemanfaatan data.
Nah, yang menarik, ketersediaan tenaga kerja dalam bidang data technology di Indonesia masih terbilang sangat terbatas. Tantangan paling besar ialah seorang data scientist memerlukan pemahaman atas berbagai aspek — mulai dari data, teknologi, sampai bisnis. Bayangkan harus bisa membaca pola data sekaligus memahami konteks bisnisnya. Itu bukan hal yang mudah.
Apa Itu Data Scientist?
Sebelum kita membahas lebih jauh tentang Future Force Fair, mari kita pahami dulu apa itu data scientist. Secara sederhana, data scientist adalah seseorang yang mampu mengolah data mentah menjadi informasi yang bernilai bagi bisnis. Mereka menggunakan kombinasi keahlian statistik, pemrograman, dan pemahaman bisnis untuk menemukan pola, tren, dan insight dari data.
Gampangnya begini: bayangkan data scientist itu seperti detektif. Mereka menerima “kasus” (masalah bisnis), mengumpulkan “bukti” (data), menganalisis pola, dan menyimpulkan “siapa pelakunya” (solusi bisnis). Bedanya, alat yang mereka gunakan bukan kaca pembesar, melainkan Python, R, SQL, dan machine learning.
Skill yang Dibutuhkan Data Scientist
Menjadi data scientist bukan sekadar bisa coding. Ada beberapa skill utama yang perlu dikuasai:
- Statistika dan Matematika: Memahami distribusi data, hipotesis, korelasi, dan regresi. Tanpa fondasi ini, analisis data hanya “main tebak”.
- Pemrograman (Python/R): Python dengan library seperti Pandas, NumPy, dan Scikit-learn menjadi standar industri. R juga masih populer di kalangan akademisi.
- SQL: Hampir semua data scientist harus bisa query database. SQL adalah bahasa universal untuk berbicara dengan database.
- Data Visualization: Mengubah data menjadi grafik dan dashboard yang mudah dipahami. Tool seperti Matplotlib, Seaborn, Tableau, dan Power BI sangat membantu.
- Machine Learning: Membangun model prediktif menggunakan algoritma seperti linear regression, decision tree, random forest, hingga neural network.
- Business Acumen: Memahami konteks bisnis di balik data. Tanpa ini, analisis bisa jadi akurat tapi tidak relevan.
Mengapa Memilih Karier sebagai Data Scientist?
Profesi data scientist menjadi salah satu yang paling dicari di era digital ini. Gaji yang kompetitif, fleksibilitas kerja, dan dampak nyata terhadap keputusan bisnis menjadikan karier ini sangat menarik. Menurut laporan dari World Economic Forum, permintaan di bidang data science diproyeksikan terus meningkat hingga 2030 dengan pertumbuhan yang melampaui rata-rata profesi lainnya.
Di Indonesia sendiri, kebutuhan tenaga data meningkat pesat seiring digitalisasi bisnis di berbagai sektor. Perusahaan-perusahaan besar seperti Tokopedia, Bukalapak, dan Telkom Indonesia secara aktif merekrut profesional data untuk mengoptimalkan operasional dan strategi bisnis mereka. Peluang ini menjadikan waktu yang tepat untuk memulai karier di bidang data science.
Program IYKRA: Mengembangkan Talenta Data Indonesia
Membentuk talenta data scientist memang mungkin, tetapi memerlukan proses yang panjang. Sebab itulah IYKRA, lembaga yang fokus mengembangkan budaya belajar di Indonesia, memilih pendekatan yang lebih realistis.
Mereka mengelompokkan talenta berdasarkan empat lokasi keilmuan:
- Data Science: Fokus pada pengolahan data dan pembangunan model prediktif. Cocok untuk yang suka matematika dan coding.
- Data Engineer: Fokus pada infrastruktur data — membangun pipeline,ETL, dan memastikan data tersedia secara reliable. Cocok untuk yang suka sistem dan arsitektur.
- Business Intelligence: Fokus pada visualisasi data dan pembuatan dashboard untuk membantu pengambilan keputusan. Cocok untuk yang suka storytelling dengan data.
- Business Analytics: Fokus pada analisis bisnis dan rekomendasi strategis berbasis data. Cocok untuk yang suka konteks bisnis.
“Sehingga variasi talenta dengan kekuatan masing-masing akan jadi satu tim yang lebih efektif dalam mengaplikasikan data technology ke dalam bisnis,” ungkap Fajar Jaman, pendiri Data Science Indonesia dan salah satu penggagas IYKRA.
Future Force Fair 2018: Event yang Mengubah Karier
Untuk mengakselerasi visi tersebut, IYKRA menggelar acara Future Force Fair 2018 pada tanggal 17-18 Januari 2018. Acara ini dirancang sebagai jembatan antara talenta muda Indonesia dengan peluang karier di bidang data technology.
Di acara ini, partisipan yang tertarik menjadi profesional dalam bidang data technology bisa mengikuti serangkaian acara mencakup workshop, assessment, dan kompetisi.
Hari Pertama: Workshop dan Kompetisi
Di hari pertama, peserta mendapatkan workshop sebagai pembekalan awal menjadi data scientist. Workshop ini mencakup pengenalan konsep dasar data science, tools yang digunakan, dan studi kasus nyata dari industri.
Peserta kemudian mengikuti kompetisi dan assessment untuk mengetahui potensi masing-masing serta lokasi keilmuan yang sesuai untuk dikejar. Assessment ini penting karena tidak semua orang cocok menjadi data scientist — ada yang lebih berbakat sebagai data engineer, business analyst, atau business intelligence specialist.
Hari Kedua: Career Fair
Pada hari kedua, peserta bisa mengikuti career fair untuk mendapatkan pekerjaan di berbagai perusahaan terkemuka Indonesia. Dengan bermodal hasil assessment, kemampuan peserta bisa lebih objektif terlihat.
“Sebab pembuktian mereka mampu dan tidak bekerja dalam data kadang-kadang bias karena employer melihat background pendidikan dan pekerjaan sebelumnya saja,” tambah Fajar. Inilah nilai unik dari Future Force Fair — memberikan bukti kompetensi, bukan sekadar CV.
BODT Camp: Pelatihan Intensif Data Technology
Di luar acara Future Force Fair, IYKRA juga aktif dalam mendorong lahirnya talenta bidang data technology melalui program BODT Camp (Bootcamp Data Technology). Program ini memiliki rentang waktu 2,5 bulan pelatihan dan satu bulan proyek, dengan fokus pada pemanfaatan data technology untuk business optimization.
Yang membuat BODT Camp berbeda dari bootcamp lainnya:
- Proyek nyata dari industri: Peserta tidak hanya belajar teori, tapi langsung mengerjakan proyek yang relevan dengan kebutuhan perusahaan.
- Mentor dari praktisi: Peserta dibimbing oleh profesional yang sudah berpengalaman di bidang data science dan data engineering.
- Portfolio yang bisa ditunjukkan: Setelah selesai, peserta memiliki portfolio proyek yang bisa langsung diperlihatkan ke calon employer.
- Jaringan profesional: Bergabung dengan komunitas data scientist Indonesia yang terus berkembang.
“Selain pelatihan, kami akan membantu partisipan agar mendapatkan project portfolio di industri,” tambah Fajar.
Peluang Karier di Bidang Data Science
IYKRA juga akan menganjurkan peserta terbaik agar mendapatkan pekerjaan di partner strategis mereka. Beberapa perusahaan partner yang pernah menjalin kerja sama antara lain:
- Bukalapak — E-commerce unicorn Indonesia
- Telkom Indonesia — Telekomunikasi terbesar di Indonesia
- XL Axiata — Provider telekomunikasi
- BCA — Bank swasta terbesar di Indonesia
- Tokopedia — Marketplace terkemuka
- OVO — Platform pembayaran digital
- Google Cloud Partner — Partner resmi Google Cloud di Indonesia
Ini menunjukkan bahwa peluang karier di bidang data science sangat terbuka lebar, asalkan Anda memiliki skill dan portfolio yang memadai.
Scholarship untuk Peserta Terbaik
“Lewat acara ini, kami juga menawarkan scholarship untuk BODT Camp bagi peserta terbaik di kompetisi Future Force Fair ini,” tambah Fajar Jaman. Scholarship ini menjadi motivasi tersendiri bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka selama kompetisi.
Seluruh inisiatif ini diharapkan mendorong semakin banyak talenta terbaik yang bisa masuk ke bidang data science dan data technology di Indonesia.
Tips Memulai Karier di Data Science
Buat Anda yang tertarik memulai karier di bidang data science, berikut beberapa tips praktis:
- Mulai dari dasar. Kuasai statistika dasar dan Python sebelum melangkah ke machine learning.
- Praktik dengan data nyata. Manfaatkan dataset gratis dari Kaggle atau UCI Machine Learning Repository.
- Bangun portfolio. Kerjakan proyek-proyek kecil dan unggah ke GitHub. Portfolio berbicara lebih keras dari sertifikat.
- Ikut komunitas. Bergabung dengan komunitas data science Indonesia untuk networking dan belajar bersama.
- Jangan takut gagal. Data science adalah bidang yang terus berkembang. Yang penting adalah konsistensi belajar dan beradaptasi.
Rangkuman
- Kebutuhan data scientist di Indonesia semakin besar, namun ketersediaan talenta masih terbatas.
- Data scientist membutuhkan kombinasi skill statistika, pemrograman, SQL, dan pemahaman bisnis.
- IYKRA mengelompokkan talenta menjadi 4 lokasi: data science, data engineer, business intelligence, dan business analytics.
- Future Force Fair memberikan workshop, assessment, dan kesempatan karier langsung dengan perusahaan terkemuka.
- BODT Camp menawarkan pelatihan intensif 2,5 bulan dengan proyek nyata dari industri.
- Peluang karier di bidang data science sangat terbuka, terutama di perusahaan teknologi dan finansial besar.
Mulai belajar data science gratis di Kaggle Learn
Butuh Bantuan Web Development?
Infanthree hadir sebagai solusi lengkap untuk kebutuhan digital bisnis Anda.
Hal yang sering ditanyakan seputar Belajar Jadi Data Scientist di Future Force Fair: Panduan Lengkap Karier
Mengapa data scientist sangat dibutuhkan oleh perusahaan saat ini?
Data adalah aset paling berharga di era digital. Setiap aktivitas online seperti klik, transaksi, dan interaksi media sosial menghasilkan data mentah. Perusahaan membutuhkan data scientist untuk mengolah data tersebut menjadi informasi bernilai yang dapat mendorong pengambilan keputusan bisnis strategis.
Bagaimana prospek karier data scientist di Indonesia?
Berdasarkan data lowongan kerja di LinkedIn, terdapat ribuan posisi terbuka untuk pekerjaan data technology di Indonesia, mencakup data engineer, data analyst, dan business intelligence. Angka ini dipastikan terus bertambah seiring kesadaran perusahaan terhadap pentingnya pemanfaatan data.
Apa saja tantangan utama menjadi data scientist?
Tantangan terbesarnya adalah menguasai berbagai aspek sekaligus — mulai dari data, teknologi, hingga bisnis. Seorang data scientist harus mampu membaca pola data sekaligus memahami konteks bisnisnya. Kombinasi keahlian statistik, pemrograman, dan pemahaman bisnis inilah yang membuat peran ini kompleks dan langka di pasar kerja.
Apa bedanya data scientist dengan data analyst dan data engineer?
Data analyst fokus pada analisis dan interpretasi data untuk menghasilkan laporan. Data engineer membangun infrastruktur dan pipeline data. Data scientist menggunakan keahlian statistik dan pemrograman untuk mengolah data mentah menjadi prediksi serta wawasan bernilai strategis bagi bisnis.
Acara Future Force Fair bisa membantu langkah karier di bidang data science?
Future Force Fair merupakan acara yang dirancang untuk membantu calon profesional memahami peluang karier di bidang data science dan teknologi. Acara ini menjadi panduan lengkap bagi yang ingin memulai atau mengembangkan karier di industri data yang terus berkembang pesat.
Memuat komentar…